Keadilan Allah dalam Penderitaan Ayub: Eksplorasi Kitab Ayub

Authors

  • Santo Yohanes Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang
  • Nikodemus Nikodemus STT Pastor Bonus Pontianak
  • Yohanes Endi Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang

DOI:

https://doi.org/10.61132/jbpakk.v4i1.1897

Keywords:

Exploration, Job, Justice, Sovereignty, Suffering

Abstract

This paper attempts to explore the theological meaning of the Book of Job, particularly in the context of Job's suffering and God's justice. The author focuses this writing on understanding faith in suffering, with the aim of providing a deep interpretation of faith in suffering. The Book of Job is part of the Wisdom Books group consisting of 42 chapters, which discuss the suffering experienced by Job himself, and how he responded to the trials given to him by Satan with God's permission. This writing uses qualitative methods and a library research approach. This paper explains that the Book of Job provides a complex picture of the relationship between human suffering and God's justice. The main finding in this writing is highlighting the urgency of deep reflection on trust, tests of faith, and the meaning of life, leading to the conclusion that suffering is interpreted as an instrument of refining faith in God, then guiding believers towards His will and providence. Therefore, the conclusion of this paper is that suffering is interpreted as an instrument of priesthood of God, which then guides humans who believe in God's will and providence.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adlini, M., Nina, M., et al. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974-980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Alkitab Deuterokanonika. (2014). Konferensi Waligereja Indonesia. Lembaga Alkitab Indonesia.

Almasari, L. A. P. (2019). Kitab Ayub dan relevansinya bagi gaya hidup modern dewasa ini. https://doi.org/10.31219/osf.io/5edxt

Andriani, K. D. (2019). Katekese bagi korban bencana melalui teladan Ayub. https://doi.org/10.31219/osf.io/xvb5k

Anggraini, N., & Dominggus, D. (2022). Memaknai teguran Bildad dalam Ayub 8 sebagai refleksi terhadap keadilan Allah dalam kehidupan orang percaya. Jurnal Apokalupsis, 13(2), 215-231. https://doi.org/10.52849/apokalupsis.v13i2.60

Berutu, R., Sitopu, E., & Lubis, B. (2023). Penderitaan: Suatu kajian teologis kitab Ayub dan relevansinya terhadap keluarga Kristen masa kini. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 1(4), 295-305. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v1i4.234

Christyawan, R. (2021). Pemahaman tentang doktrin kedaulatan Allah, serta implementasinya dalam menyikapi pandemi Covid-19. GENEVA: Jurnal Teologi dan Misi, 3(1), 10-22. https://doi.org/10.71361/gjtm.v11i1.39

Damara, N. Y., & Panjaitan, F. (2021). Analisa kritis terhadap konsep Allah yang tidak kreatif dalam teologi retribusi kitab Ayub. Jurnal Teruna Bhakti, 3(2), 98-109.

Djogo, E. (2017). Tinjauan permasalahan teodise kitab Ayub dan relevansinya terhadap penderita HIV/AIDS. Melintas, 33(3), 342-369. https://doi.org/10.26593/mel.v33i3.3076.342-369

Hasan, B. (2021). Pantaskah orang beriman menderita? (Sebuah refleksi teologis tentang penderitaan Ayub). Aggiornamento, 2(01), 58-71. https://doi.org/10.69678/aggiornamento20158-71

Hutasoit, D. (2015). Makna penderitaan orang saleh menurut kitab Ayub. Missio Ecclesiae, 4(2), 85-98. https://doi.org/10.52157/me.v4i2.50

Kurniadi, B. W. (2015). Inspirasi kisah Ayub bagi seorang Katolik dalam menghadapi penderitaan. Melintas, 31(1), 47-62. https://doi.org/10.26593/mel.v31i1.1455.47-62

Lele, A. F. (2022). Kedaulatan Allah atas kehidupan manusia: Kajian narasi kitab Ayub 42: 7-17. Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 104-132. https://doi.org/10.25278/jitpk.v3i2.764

Manurung, K. (2021). Memaknai ajaran Alkitab tentang keadilan Allah dari sudut pandang teologi Pentakosta. DANUM PAMBELUM: Jurnal Teologi dan Musik Gereja, 1(1), 95-109. https://doi.org/10.54170/dp.v1i1.37

Nggebu, S. (2021). Atribut moral tentang kesabaran Allah dinyatakan secara utuh kepada Ayub. Saint Paul’s Review, 1(1), 11-28. https://doi.org/10.56194/spr.v1i1.1

Nggebu, S. (2021). Benarkah dosa menjadi penyebab kesengsaraan Ayub? Apostolos: Journal of Theology and Christian Education, 1(1), 34-50. https://doi.org/10.52960/a.v1i1.5

Panjaitan, F., & Purba, N. A. (2021). Dialog kehidupan Ayub memproklamirkan kemahakuasaan Allah dalam bentuk keadilan dan kebenaran. Jurnal Efata: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 8(1), 36-48. https://doi.org/10.47543/efata.v8i1.49

Panjaitan, F., & Siburian, H. H. (2020). Allah yang kreatif dan dinamis dalam Ayub 42: 7-17: Sebuah perlawanan terhadap teologi retribusi. KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen), 6(2), 240-254. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.131

Ramanda, R., Akbar, Z., & Wirasti, R. M. K. (2019). Studi kepustakaan mengenai landasan teori body image bagi perkembangan remaja. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(2), 121-135. https://doi.org/10.22373/je.v5i2.5019

Siswadi, G. A. (2023). Studi komparasi pemikiran Søren Aabye Kierkegaard dan John Hick tentang makna kejahatan dan penderitaan dalam relasi manusia dengan Tuhan. Sphatika: Jurnal Teologi, 14(1), 43-60. https://doi.org/10.25078/sphatika.v14i1.2565

Situmorang, K., & Marulitua, D. (2022). Kedaulatan Allah dalam misi-Nya. Jurnal Teologi Rahmat, 8(1).

Stevanus, K. (2019). Kesadaran akan Allah melalui penderitaan berdasarkan Ayub 1-2. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 111-134. https://doi.org/10.30648/dun.v3i2.182

Stevanus, K. (2020). Kepribadian Ayub. SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), 95-108. https://doi.org/10.34307/sophia.v1i2.12

Tandiring, P. (2018). Tinjauan teologis terhadap keadilan Allah berdasarkan Ayub 39: 34-40: 9 dan implementasinya bagi orang percaya masa kini. (Tesis). Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

Tolanda, I., & Maiaweng, P. C. D. (2011). Kedaulatan Allah atas Iblis berdasarkan kitab Ayub pasal 1 dan 2 serta relevansinya dalam kehidupan orang percaya. Jurnal Jaffray, 9(2), 53-89. https://doi.org/10.25278/JJ.v9i2.096.53-89

Wardoyo, G. T. (2020). Redefinisi arti sahabat dalam perspektif kitab Ayub. Seri Filsafat Teologi, 30(29), 200-215. https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v30i29.22

Wardoyo, G. T. (2021). Jejek-Jejak Karya Keselamatan Allah: Pengantar Dan Seluk-Beluk Kitab Suci Perjanjian Lama. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Windy, W. (2020). Kajian teologis kitab Ayub 1-2 dan implikasi psikologis terhadap keluarga Kristen yang mengalami kematian anak di Gereja Toraja Klasis Makale Tengah Jemaat Imanuel Tampo. KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen, 1(2), 107-126. https://doi.org/10.34307/kamasean.v1i2.32

Downloads

Published

2026-03-16

How to Cite

Santo Yohanes, Nikodemus Nikodemus, & Yohanes Endi. (2026). Keadilan Allah dalam Penderitaan Ayub: Eksplorasi Kitab Ayub. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 4(1), 26–42. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v4i1.1897

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.