Implementasi Hadis tentang Tanggung Jawab Pendidik dalam Kebijakan Profesionalisme Guru Madrasah Ibtidaiyah

Authors

  • Muhammad As’adurrofik Sekolah Tinggi ilmu tarbiyah batu bara
  • Nurfauziah Nurfauziah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara
  • Melly Aprilia Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara
  • Mutia Rusda Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara
  • Putri Aldizah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara
  • Siti Aisyah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara
  • Wardatul Jannah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara
  • Yazid Khoiri Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara

DOI:

https://doi.org/10.61132/jmpai.v4i1.1813

Keywords:

Hadith, Educator Responsibility, Education Policy, Teacher Professionalism, Islamic Elementary School, Madrasah Ibtidaiyah

Abstract

This study discusses the implementation of hadiths regarding the responsibilities of educators in the professional policies of Madrasah Ibtidaiyah (MI) teachers. Hadiths emphasize that teachers have a moral and spiritual mandate to educate and shape the character of students in accordance with the standards of educators. This study aims to analyze the relationship between the values of professional responsibility and the values of educators' responsibility in the hadith with the standards of professionalism for MI teachers. The method used is a qualitative approach through a literature study of hadith books, Islamic education books, and education policy documents. The results of the study show that the values of trustworthiness, exemplary behavior, justice, and sincerity in the hadith are in line with pedagogical competence and professionalism as moral and religious obligations. The implication is that the integration of hadith values is important in the development of MI teachers in order to create competent educators with Islamic character

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Mujib dan Jusuf Mudzakkir, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2019), hlm. 243-244

Abdullāh Nāshih ʻUlwān, Tarbiyat al-Aulād fī al-Islām (Beirut: Dār al-Salām, 1983), hlm. 175–176 dan 359–360.

Abdullâh Nashih Ulwân, Tarbiyatul Aulad fi al-Islâm (Solo: Insan Kamil/Beirut: Khatulistiwa Press, 2019), hlm. 155

Abuddin Nata, Pendidikan dalam Perspektif Hadis, Jakarta: Rajawali Press, 2020, hlm. 45–47.

Al-Bukhārī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, juz 1 (Beirut: Dār al-Fikr, 1992), hlm. 66. Hadis ini diriwayatkan dari ‘Abdullāh bin Mas‘ūd r.a. Ramayulis, Hadis Tarbawi: Pendidikan dalam Perspektif Hadis Nabi (Jakarta: Kalam Mulia, 2015), hlm. 96–98.

Al-Bukhārī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, juz 3 (Beirut: Dār al-Fikr, 1992), hlm. 212; Muslim bin al-Ḥajjāj, Ṣaḥīḥ Muslim, juz 3 (Beirut: Dār Iḥyā’ al-Turāth al-‘Arabī, t.t.)

Fauzi, R. (2020). Mewujudkan Pendidik yang Berkualitas MelaluiRiset. Proceeding Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 1(1), 1–207

Gultom, S. (2012). Pedoman Pengelolaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Badan PSDMP dan PMP.

Hakim, A. R. (2020). Pendidikan Anak Dalam Islam. Solo: Insan Kamil

Hidayat dan Abdillah, Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran, Yogyakarta: Deepublish, 2019, hlm. 88.

HR. Muslim, Kitab al-Qadar, bab Ma‘nā Kulli Mawlūdin Yūladu ‘Alā al-Fiṭrah, diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi ﷺ bersabda “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah… lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi…” (Sahih Muslim 4807/2658).

Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī, al-Jāmi‘ al-Ṣaghīr fī Aḥādīṡ al-Bashīr al-Nadhīr (Beirut: Dār al-Fikr, t.t.), hlm. 15. Ramayulis, Hadis Tarbawi: Pendidikan dalam Perspektif Hadis Nabi (Jakarta: Kalam Mulia, 2015), hlm. 67–69.

Kementerian Agama Republik Indonesia, Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah, ketentuan umum dan penjelasan terkait peran dan kompetensi pendidik madrasah.

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2021, hlm. 248.

Mestika Zed, Metode Penelitian Kepustakaan, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2018, hlm. 3.

Muhammad Anas Ma’arif, Pendidikan Islam Berbasis Hadis, Yogyakarta: Deepublish, 2020, hlm. 62.

Pidarta. 2007. Landasan Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

R. Muslim, Ṣaḥīḥ Muslim, Kitāb al-Waṣiyyah, Bāb Mā Yalḥaqu al-Insān min al-Thawāb Ba‘da Wafātih, dari Abu Hurairah r.a., hadis nomor 1631.

Rahmawati, R., Nurzaima, N., & Nasir, N. (2022). Pengembangan Profesi Berkelanjutan Guru SMA Negeri Kota Kendari. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 19(2), 132–146. https://doi.org/10.30651/didaktis.v19i2.2894

Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, Pasal 3 ayat (2).

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 1 ayat (1) dan Pasal 10 ayat (1)

Siti Rahmawati, “Relevansi Nilai-Nilai Hadis dengan Profesionalisme Guru di Era Modern,” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 12, No. 1 (2021), hlm. 55–68.

Sudrajat. (2017). Teachers Professionalism and The Challenge Of Education In A Global Era. Jurnal Al-Murabbi, 3(2), 2406–2775.

Sufyarma Marsidin, Ahmad Sabandi Kebijakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru di Sekolah Dasar - Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 2 No 2 Tahun 2020 p-ISSN 2656-8063 e-ISSN 2656-8071

Syamsul Kurniawan, Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasi, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2020, hlm. 54.

Tafsir, Ahmad. 2008. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam. Bandung: Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Muhammad As’adurrofik, Nurfauziah Nurfauziah, Melly Aprilia, Mutia Rusda, Putri Aldizah, Siti Aisyah, … Yazid Khoiri. (2026). Implementasi Hadis tentang Tanggung Jawab Pendidik dalam Kebijakan Profesionalisme Guru Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 4(1), 377–395. https://doi.org/10.61132/jmpai.v4i1.1813

Similar Articles

<< < 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.