Pendidikan Iman dalam Budaya Digital: Tantangan dan Peluang Katekese bagi Generasi Z

Authors

  • Floriana Doa STP-IPI Malang
  • Monica Innanda Chiaralazzo STP-IPI Malang
  • Intansakti Pius X STP-IPI Malang

DOI:

https://doi.org/10.61132/jbpakk.v4i2.2084

Keywords:

Catechesis, Digital Culture, Digital Generation, Faith Education, Technological Disruption

Abstract

This article, The development of digital technology has brought about significant changes in human life, including in the way we communicate, obtain information, and live our lives of faith. The emergence of the digital generation, particularly Generation Z, demands that the Church adapt its faith education model to remain relevant to the times. This article aims to reflect on the influence of the digital generation on faith education and analyze the challenges and opportunities for catechesis in the era of technological disruption. This research uses a qualitative approach with a library research method, namely through the review of various scientific literature, journals, and Church documents related to the digital generation, faith education, and catechesis. The results of the discussion indicate that digital culture presents challenges in the form of an instant culture, unverified information flows, individualism, and a decline in the depth of spiritual reflection. However, digital technology also opens up significant opportunities for the Church to implement catechesis more broadly, creatively, interactively, and easily accessible through social media, podcasts, online videos, and digital communities. Therefore, the Church needs to renew its catechesis model through a dialogical, participatory, and contextual approach without changing the content of faith teachings. Digital catechesis should continue to direct people to a real encounter with God, others, and the Church community. Thus, the digital generation is a new opportunity for the Church to proclaim the Gospel amidst changing times.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adrian Yanuar P., & Young People. (2025). Nilai-nilai Christus Vivit bagi kaum muda di era digital. Berkat: Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik, 2(2), 36–44. https://doi.org/10.61132/berkat.v2i2.856

Andreas Jimmy, Bernard Antonius Rahawarin, & Sandi Nugroho. (2023). Peran katekese digital sebagai media pembinaan iman kaum muda Kristiani. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, 2(1), 114–125. https://doi.org/10.55606/lumen.v2i1.150

Angga, S., & Firmanto, A. D. (2023). Digital ecclesia sebagai gereja sinodal yang mendengarkan. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 8(1), 170–183.

Bala, K. (2018). Katekese tentang Yesus Anak Allah di tengah pusaran heterodoxy: Peluang dan tantangannya bagi gereja dewasa ini. Seri Filsafat Teologi, 28(27), 21–56.

Darmayasa, D., Lakadjo, M. A., Juasa, A., Rianty, E., Efitra, E., Wirautami, N. L. P., & Calam, A. (2025). Pendidikan di era digital: Tantangan dan peluang. PT Star Digital Publishing.

Debataraja, M. R. (2025). Teologi Kristen di era disrupsi: Menjawab tantangan iman di tengah perubahan global. Ebed Ministry Indonesia.

Dewan Kepausan untuk Promosi Evangelisasi Baru. (2020). Direttorio per la catechesi (Petunjuk untuk katekese). Konferensi Waligereja Indonesia.

Fadillah, M., Nurbalqis, A., & Agustina, L. (2022). Pengaruh konten digital terhadap generasi Z dalam pemanfaatan media sosial. Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(2), 1–11.

Gulo, I. C. P. J., Mendrofa, K., & Harefa, E. (2025). Peran katekis di era digital dalam membina spiritualitas umat Allah. Journal New Light, 3(4), 37–49.

Hamu, F. J. (2016). Meneropong katekese sebagai pendidikan iman umat. SEPAKAT: Jurnal Pastoral Kateketik, 2(1).

Hilalludin, H., Suciowati, S. N., Sugari, D., & Maryani, E. D. (2025). Dinamika perubahan sosial masyarakat digital dan dampaknya terhadap identitas remaja. SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(3), 1–14.

Jimmy, A., Rahawarin, B. A., & Nugroho, S. (2025). Peran katekese digital sebagai media pembinaan iman kaum muda Kristiani. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral.

Kristeno, M. R., & Tarihoran, E. (2024). Katekese digital: Cara gereja menghadapi tantangan komunikasi iman di era digital. Jurnal Pendidikan Katolik, 4(1), 36–45. https://doi.org/10.52075/vctjpk.v4i1.409

KWI. (n.d.). Katekis sebagai pendidik iman: Refleksi atas petunjuk untuk katekese (PuK) 2020. Kanisius.

Latief, T. V. P. (2025). Menggali peluang dan menyikapi tantangan berkatekese digital bagi generasi Alpha. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 25(1), 55–67.

Lema, M. V. (2024). Peran media sosial dalam katekese guna membangun iman di era digital. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(2), 239–250.

Margareta, & Intansakti. (2024). Peran media sosial dalam katekese guna membangun iman di era digital. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(2), 239–250.

Nasution, A. K. P. (2020). Integrasi media sosial dalam pembelajaran generasi Z. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 13(1), 80–86.

Ngafifi, M. (2014). Kemajuan teknologi dan pola hidup manusia dalam perspektif sosial budaya. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1).

Nona, T. P., & Chiaralazzo, M. I. (2026). Katekese digital bagi anak muda sebagai ruang pertemuan iman dalam konteks media sosial. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 3(1), 239–254.

Novak, C., Haselbacher, M., Mattes, A., & Limacher, K. (2022). Religious “bubbles” in a superdiverse digital landscape. Religions, 13(3). https://doi.org/10.3390/rel13030213

Padakari, S. L., & Korwa, F. (2025). Spiritualitas kontekstual: Model pendidikan iman Kristen dalam menjawab tantangan generasi Z. Imitatio Christo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 16–29.

Pambudi, L. G. W., & Supriyadi, A. (2017). Persepsi imam terhadap karya katekese paroki di Keuskupan Surabaya. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 18(9), 32–57.

Pasaribu, E., & Banarto, K. (2025). Pendidikan agama Kristen: Teologi, spiritualitas & transformasi pendidikan. KBM Indonesia.

Pasaribu, P. E. (2025). Membentuk generasi Z yang beriman: Strategi pembelajaran PAK interaktif berbasis digital. International Transformative Education and Humanities Journal, 1(2), 827–831.

Petrus, J., Tasiringan, M., Serang, Y., May, O. J. S., Kahiking, I., Tambing, R. A. N., Hiara, V. I., & Molle, M. (n.d.). Pastoral di era digital: Tantangan dan peluang gereja masa kini. Jejak Pustaka.

Rahayu, A. D. (2023). Transformasi media digital dalam katekese kontekstual. Jurnal Magistra, 1(4), 19–26.

Ramadhani, O., & Khoirunisa, K. (2025). Generasi Z dan teknologi: Gaya hidup generasi Z di era digital. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Jupendis), 3(1), 323–331.

Rastati, R. (2018). Media literasi bagi digital natives: Perspektif generasi Z di Jakarta. Jurnal Kwangsan.

Santoso, K. T., & Tarihoran, E. (2025). Urgensi berpikir kritis dalam pemanfaatan media sosial untuk katekese digital. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 9(1), 1–11.

Saputra, Y., Lamuji, Y., Ebandro, E., Hipir, S. O. R., & Yuswanto, F. (2025). Katekese kontekstual sebagai respons pastoral terhadap tantangan budaya populer. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 9(1), 60–75.

Sasana, S. W. (2024). Meneropong urgensi partisipasi imam dalam katekese di media sosial. Lumen.

Srg, R. A. M., & Usiono, U. (2024). Peran media digital dalam meningkatkan keterlibatan dan partisipasi publik. Journal Sains Student Research, 2(6), 506–513.

Sriyanto, B., & Suseno, A. (2025). Teologi digital dan relevansi misi gereja di era virtual. Manna Rafflesia, 12(1), 256–269.

Sudri, M., & Intansakti. (2024). Manfaat media digital bagi katekis sebagai sarana berkatekese. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(1), 162–174.

Sulianta, F. (2025). Masyarakat digital: Tren, tantangan, dan perubahan di era teknologi. Feri Sulianta.

Tanjung, S. C. (2023). Katekis sebagai orang tua bagi generasi muda. Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral, 8(2), 168–175.

Tarihoran, E. (2022). Katekese kaum muda berbasis internet. Prosiding Seminar Nasional Rohani Katolik.

Udayana, A. (2020). Disrupsi teknologi digital: Tumbuh kembang industri kreatif berbasis budaya. Seminar Nasional Envisi, 1–16.

Urba, M., Ramadhani, A., Afriani, A. P., & Suryanda, A. (2024). Generasi Z: Gaya belajar di era digital. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 50–56.

Yesaya, Y., & Yakob, Y. (2025). Dampak penggunaan gadget terhadap kehidupan rohani Gen-Z. Jurnal Teologi (JUTEOLOG), 5(2), 143–157.

Zakaria, Z. (2025). Injil dalam dunia digital: Strategi pelayanan kontekstual di era digital. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(2), 29–39. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1109

Zis, S. F., Effendi, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan perilaku komunikasi generasi milenial dan generasi Z di era digital. Satwika: Jurnal Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 5(1), 69–87.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Floriana Doa, Monica Innanda Chiaralazzo, & Intansakti Pius X. (2026). Pendidikan Iman dalam Budaya Digital: Tantangan dan Peluang Katekese bagi Generasi Z. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 4(2), 52–66. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v4i2.2084

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.