Hubungan Sikap Mengajar Guru PAK dan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sipoholon Tahun Pembelajaran 2024/2025

Authors

  • Putri Indah Sihotang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Oktober Tua Aritonang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Risden Anakampun Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Elisamark Sitopu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Simion Harianja Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.61132/jbpakk.v3i1.1087

Keywords:

Class X, Student Learning Motivation, Teaching Attitude of PAK Teachers

Abstract

This study aims to determine the strength of the positive and significant relationship between the teaching attitude of Christian Religious Education (PAK) teachers and the learning motivation of class X students at SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 academic year. This research uses a quantitative method with descriptive inferential statistical analysis. The population of the study consists of all class X students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 academic year, totaling 281 students. The sampling technique used is random sampling, selecting 25% of the population, which is 65 students. The research instrument used is a closed-ended questionnaire. The data analysis results show that: a) The calculated r value = 0.560 > the r table value = 0.244, indicating a positive relationship between variable X (the teaching attitude of PAK teachers) and variable Y (the students' learning motivation). b) Hypothesis testing showed that t count = 5.365 > t table = 1.980, so H0 is rejected and Ha is accepted. Based on these results, it can be concluded that there is a significant positive relationship between the teaching attitude of PAK teachers and the learning motivation of class X students at SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 academic year. These findings are expected to contribute to the improvement of the quality of learning in the school.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriza. (2014). Manajemen kelas. Kreasi Edukasi.

Arikunto, S. (2002). Prosedur-prosedur penelitian. Rineka Cipta.

Buku Pedoman Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan/Praktik Kerja Lapangan (PPL/PKL) & Kuliah Praktik dan Pengabdian Kepada Masyarakat (KPPM). (2023). Tarutung.

Faturrahman, A. S. (2012). Guru profesional. PT. Refika Aditama.

Gourneau, B. (2012). Five of effective teachers: Implications for teacher training. Journal of Human Behavior in the Social Environment, 113-123.

Gunter, R. E., Gunter, P. L., & Cavanagh, R. F. (2018). Instruction: A models approach (10th ed.). Cengage Learning.

Hamalik, O. (2013). Kurikulum dan pembelajaran. PT. Bumi Aksara.

Harianto, G. P. (2012). Pendidikan agama Kristen dalam Alkitab dan dunia pendidikan masa kini. Andi.

Hasibuan, H., & Siregar, M. (2021). Hubungan sikap mengajar guru dengan motivasi belajar siswa di sekolah menengah atas. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 45-58.

Imam, G. (2019). Manajemen kelas: Teori dan aplikasinya. Rajawali Pers.

Izomi, M. S., & Syahrul, N. K. (2024). Belajar dan pembelajaran. CV. Gita Lentera.

Kristianto, P. L. (2006). Prinsip dan praktik pendidikan agama Kristen. Andi.

Mudjiyono, D. (2013). Belajar dan pembelajaran. PT. Rineka Cipta.

Munandar, U. (1999). Mengembangkan bakat dan kreativitas anak sekolah. Gramedia.

Nasution, S. (2013). Berbagai pendekatan dalam proses belajar dan mengajar. Bina Aksara.

Priansah, J. D. (2017). Strategi dan model pembelajaran. CV. Pustaka Setia.

Pulung, I., &. (2015). Ensiklopedia pendidikan (Vol. 1). Media Persada.

Purwanto, N. (2000). Ilmu pendidikan teoritis dan praktis. PT. Remaja Rosdakarya.

Rahman, A. (2020). Pengaruh sikap mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(2), 123-130.

Ramyulis. (2013). Profesi dan etika keguruan. Kalam Mulia.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68-78.

Sardiman, A. (2010). Interaksi & motivasi belajar mengajar. PT. Raja Grafindo Persada.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Rineka Cipta.

Soemanto, W. (1983). Psikologi pendidikan: Landasan kerja pemimpin pendidikan. Jakarta.

Soetjipto. (2009). Profesi keguruan. Rineka Cipta.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sunandar. (2022, August). Hubungan sikap guru dalam mengajar dan motivasi belajar dengan prestasi siswa. Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH), 683-690.

Susanto, R. P. (2021). Pengaruh sikap mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK. Jurnal Sporta Saintika, 6(2).

Tampubolon, S. (2014). Penelitian tindakan kelas. Erlangga.

Uno, H. B. (2016). Teori motivasi & pengukurannya. Bumi Aksara.

Uzer, U. (2011). Menjadi guru profesional. Remaja Rosdakarya.

Vianti, F. (2024). Studi korelasional antara perilaku interpersonal guru dan motivasi belajar IPS pada peserta didik kelas IX. Jurnal Dunia Pendidikan, 1-14.

Walgianto, B. (2003). Psikologi sosial. Andi Offset.

Downloads

Published

2025-03-16

How to Cite

Putri Indah Sihotang, Oktober Tua Aritonang, Risden Anakampun, Elisamark Sitopu, & Simion Harianja. (2025). Hubungan Sikap Mengajar Guru PAK dan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sipoholon Tahun Pembelajaran 2024/2025. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 3(1), 67–78. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v3i1.1087

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.