Penerapan Teladan Paulus bagi Karakter Pelayan Gereja Masa Kini: Kajian Kisah Para Rasul 20:17–25
DOI:
https://doi.org/10.61132/tritunggal.v4i3.2171Keywords:
Character Of Church Servants, Paul, Application Of Example, Christian Ministry, Acts 20:17–25Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara karakter ideal pelayan gereja sebagaimana diajarkan dalam Alkitab dengan realitas pelayanan gereja masa kini yang masih menghadapi berbagai tantangan integritas, kerendahan hati, dan kesetiaan dalam pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan kajian teologis yang memberikan dasar alkitabiah mengenai karakter pelayan gereja berdasarkan teladan Rasul Paulus. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pelayanan Paulus dalam Kisah Para Rasul 20:17–25 serta menjelaskan penerapannya bagi pembentukan karakter pelayan gereja masa kini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui penelaahan terhadap Alkitab dan berbagai literatur yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi nilai-nilai teologis yang terkandung dalam perikop tersebut dan relevansinya terhadap konteks pelayanan gereja saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teladan Paulus menampilkan karakter pelayan yang rendah hati, setia kepada panggilan Allah, berani menghadapi penderitaan, memiliki integritas, bertanggung jawab dalam memberitakan firman, serta mengutamakan kehendak Tuhan di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk diterapkan dalam pelayanan gereja masa kini sebagai landasan pembentukan karakter pelayan yang berorientasi pada Kristus. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penerapan teladan Paulus dapat menjadi pedoman teologis dan praktis bagi gereja dalam membina pelayan yang memiliki karakter alkitabiah, sehingga pelayanan yang dilakukan semakin efektif, bertanggung jawab, dan menjadi kesaksian yang membangun bagi jemaat serta masyarakat.
Downloads
References
Ajif, P. (2022). Bab Iii Metodologi Penelitian a. Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 95-99., 31–40. https://eprints.uny.ac.id/18100/5/BAB III 09.10.033 Aji p.pdf
Badjie, S. D., & Manalu, A. (2025). Dialog Budaya Dan Teologi Menuju Pendidikan Kristen Yang Transformatif. HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 6(2), 76-98.
Chamidah. (n.d.). 2 3 59. Skripsi, 59–63.
Clinton, Richard & Paul Cleavenworth. (2004). Memulai Dengan baik. Jakarta: Memanoia, CRM Empowering Leaders Worldwide.
Karundeng, A. H., Sumampouw, J., & Santoso, D. S. B. (2021). Tinjauan Teologis Tentang Karakteristik Gembala Jemaat Menurut 1 Petrus 5: 1-4. Jurnal Antusias, 6(2), 92–105.
Leo, Agustino. (2020). Implementasi Kebijakan Publik Model Van Meter. Bandung: CV. Pilar Nusantara.
Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter. Menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.
Manalu, A., & Sihotang, H. (2025). Building a culture of quality through the ethos of service and justice in Christian education. International Journal of Scientific Research and Management, 13(11), 4434–4443. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v13i11.el01
Maxwell, John C. (2004). Mengembangkan Kepemimpinan Dalam Diri Anda. Jakarta: Interaksara.
Purba, L. A. S., Manalu, A., & Sinaga, H. S. (2026). Penelaahan Alkitab sebagai Prediktor Pertumbuhan Iman Siswa Kristen di SMKN 2 Tapung Hilir Kabupaten Kampar. Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 3(3), 136-148.
Sanderan, Rannu. (2020). Disiplin Asketisme dan Harmoni Kontribusi Disiplin Diri Bagi Pengembangan Pendidikan Kristen. Jurnal Ilmiah Religio Entity Humanity 2. No.2
Sopater, S. (2014). masyarakat abad 21 dan pelayanan gereja (D. Stefanus, e d. Waskita Publishing
Tong, Stephen. (2005). Hidup Kristen Yang Berbuah. Surabaya: Penerbit Momentum (Momentum christian Literatur).
Wesley, John. (2015). A Plain Account of Christian Perfection. Edition by Paul W. Chilote and Randy L. Maldox. Kansas: Beacon Hill Press.
Yaqin, A. (2023). Pembentukan karakter dengan pendekatan pembiasaan, keteladanan, dan pengajaran: Sebuah kajian literatur. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 4(1), 59–74.
Yayasan Lembaga SABDA.(2026). Kisah Para Rasul 20;17-25 (Alkitab Terjemahan Baru). Alkitab SABDA.sabda.org.
Zay, D., & Manalu, A. (2026). Gereja dalam Memperkuat Kesatuan Iman Kristiani: Pendekatan Integratif Eklesiologis dalam Konteks Pluralisme. HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 7(1), 16-25.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imci Maruli Wate, Tirsanika Surbakti, Kogilambal, Lisbet Parulian, Elda Buana Gurning, David Mariepan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




