Membangun Udar Asumsi Menuju Kampung Moderasi Beragama Yang Moderat di Desa Kletek

Authors

  • Marianus Teti STKIP Sinar Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.61132/tritunggal.v2i3.436

Keywords:

Abandon assumptions, Religious moderation

Abstract

The approach used in this research is a descriptive qualitative approach. The tools used to obtain data are observation sheets and interview sheets. Meanwhile, the methods used are observation and interviews. The results of the research show that the Kletek village community has established religious moderation since Islam entered the Keletek area. The researcher realizes that this paper is still far from perfection, therefore the writer really hopes for criticism and suggestions from all readers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alice Gomez,Stéphane Rousset. (2009). Pembaruan egosentris selama navigasi memfasilitasi pengambilan memori episodik. Akta Psikologi, 221-227.

Boli, L. K. (2023, Desember 14). Membangun udar asumsi menuju Kampung Moderasi Beragama yang Moderat di Desa Kletek. (M. Teti, Pewawancara)

Desky, A. F. (2022). Implementasi Moderasi Beragama Hindu Bali Berbasis Kearifan Lokal di Kampung Bali Kabupaten Langkat. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 1-20.

Efron, D. A. (2018). Dari ketidakkonsistenan menjadi kemunafikan: Kapan “mengatakan satu hal tetapi melakukan hal lain” mengundang kecaman? Penelitian Perilaku Organisasi, 61-75.

Fahik, H. L. (2023, Desember 14). Membangun udar asumsi menuju kampung moderasi Beragama yang moderat di Desa Kletek. (M. Teti, Pewawancara)

Faisal, M. (2023, Mei 2023). 6-ego-yang-jadikan-seseorang-alami-bias-kognitif. Diambil kembali dari https://www.nu.or.id: https://www.nu.or.id/nasional/6-ego-yang-jadikan-seseorang-alami-bias-kognitif-IMrc2

Fatmawati, L. (2018). Pengembangan Modul Pendidikan Multikultural Berbasis Karakter Cinta Tanah Air dan Nasionalis pada Pembelajaran Tematik. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8 (1), 80-92.

Guteres, H. (2023, Desember 14). Membangun udar asumsi menuju Kampung Moderasi Beragama yang moderat di Desa Kletek. (M. Teti, Pewawancara)

Hartanta, S. M. (2017). Analisis Konflik dan Solusi Pemolisian dalam Konflik Antar Agama di Tanjung Balai Sumatera Utara Tahun 2016. Jurnal Ilmu Kepolisian, 55-63.

Hermanto, A. (2023, Mei 12). udar-asumsi-dan-membangun-perspektif. Diambil kembali dari https://www.kompasiana.com: https://www.kompasiana.com

Klau, A. N. (2023, Desember 14). Membangun Udar asumsi menuju Kampung Moderasi beragama yang moderat di Desa Kletek. (M. Teti, Pewawancara)

Lee, J. Y. (2023). Melihat Melampaui Saat Ini dan Saat Ini: Bagaimana Tujuan Perusahaan Memerangi Miopia Perusahaan. Strategi Scince, 121-321.

Saifudin, L. H. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang Dan Diklat Kementerian Agama RI.

Seuk, B. (2023, Desember 14). Membangun Udar asumsi menuju Kampung moderasi nberagama yang moderat di Desa Kletek. (M. Teti, Pewawancara)

Siri, T. A. (2018). Etika Vos amici Mei Estis Mgr. Dr. Dominikus Saku dalam Tataran Pencerhan Ilmu, Iman, dan Ekonomi. Jogjakarta: Bajawa Press.

Tantisul. (2019). Moderasi Beragama: Keberagaman adalah sebuha Keniscayaan. Jakarta: Balai Litbang Diklat Kementerian Agama RI.

Published

2024-06-06

How to Cite

Marianus Teti. (2024). Membangun Udar Asumsi Menuju Kampung Moderasi Beragama Yang Moderat di Desa Kletek. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 2(3), 151–160. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v2i3.436

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.