Penerapan Layanan Bimbingan Belajar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas IX Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.61132/jbpakk.v4i1.1912Keywords:
Counseling, Junior high school students , Learning guidance, Literacy, ReadingAbstract
Reading ability is a fundamental skill that strongly influences the academic success of junior high school students, particularly ninth graders in preparing for national examinations. Nevertheless, many students continue to face difficulties in reading, including speed, comprehension, and motivation. This study aims to examine the effectiveness of implementing learning guidance services to improve the reading skills of ninth-grade students, while identifying supporting and inhibiting factors in its implementation. The research employed a descriptive qualitative approach through literature review from relevant scientific sources published within the last ten years. The findings reveal that learning guidance services play a crucial role in enhancing reading skills, learning motivation, and student independence. Guidance and counseling teachers act as strategic facilitators, while support from the school environment and family strengthens the success of the program. The practical implications highlight that structured, continuous, and collaborative learning guidance programs can help students better understand reading materials and develop positive study habits. Practical recommendations are addressed to teachers, counselors, and schools to design more varied and student-centered guidance services.
Downloads
References
Darmayanti, N. D. (2023). Pelaksanaan teori belajar bermakna David Ausubel dalam pembelajaran pendidikan matematika. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 3385.
Hariyanti, D. (2025). Penggunaan aplikasi Let’s Read untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa SMP. Jurnal Pendidikan Teknologi, 12(2), 86.
Hasana, A. N. D. (2024). Pengaruh layanan pembelajaran dalam bimbingan dan konseling terhadap prestasi akademik peserta didik SMP. Jurnal Konseling Komprehensif, 11(1), 60.
Lotu, B. D. (2024). Penerapan layanan bimbingan belajar untuk mengatasi ketidakmampuan membaca siswa SMP. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(3), 112.
Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematika pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Kajian Perempuan & Keislaman, 13(1), 152–160. https://doi.org/10.35719/annisa.v13i1.26
Masada, E. (2022). Teknik skimming dan scanning melalui layanan bimbingan konseling untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa. Jurnal Literasi Pendidikan, 7(1), 45.
Moleong, L. J. (2017). Metode penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Muamanah, H., & Suarni, S. (2020). Pelaksanaan teori belajar bermakna David Ausubel dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 174–184. https://doi.org/10.29240/belajea.v5i1.1329
Payong, M. R. (2020). Zona perkembangan proksimal dan pendidikan berbasis konstruktivisme sosial menurut Lev Semyonovich Vygotsky. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 12(2), 176–183. https://doi.org/10.36928/jpkm.v12i2.786
Rahmawati, D. (2020). Peran lingkungan sekolah dalam mendukung layanan bimbingan belajar. Jurnal Pendidikan Konseling, 5(2), 49.
Sari, R. P. (2021). Relevansi layanan bimbingan belajar pada jenjang SMP. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(1), 29.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Ummi, P. (2025). Efektivitas metode SQ3R dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 10(1), 74.
Wahyuni, S., & D. (2022). Upaya guru BK meningkatkan minat baca siswa SMP. Jurnal Bimbingan Konseling, 7(2), 28.
Zainal, A. (2023). Analisis efektivitas layanan bimbingan kelompok terhadap prestasi akademik siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 25.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

