Strategi Pemberdayaan UMKM oleh Lembaga Amil Zakat Nurul Falah di Ketintang Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i6.1661Keywords:
Community Empowerment, Economic Independence, Lazis Nurul Falah, MSMEs, Zakat InstitutionAbstract
This study aims to describe the community empowerment strategy implemented by Lazis Nurul Falah in supporting Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Ketintang, Surabaya. The research used a qualitative descriptive approach with observation, interview, and documentation techniques. Data were collected directly during the distribution of business capital assistance and mentoring of beneficiaries. The results show that the empowerment program focused on improving economic independence through financial aid, business equipment, and moral support from volunteers. Although conducted modestly, the program had a significant impact on beneficiaries’ confidence and motivation to continue their businesses. It also strengthened social and Islamic values such as ta‘āwun (mutual help) and built harmonious relations between the institution, volunteers, and the community. The study concludes that empowerment based on collaboration and social proximity can create positive change and serve as an effective model to promote community economic independence.
Downloads
References
Fauzi, M. (2020). Ekonomi Islam dan Keadilan Sosial. Yogyakarta: Deepublish.
Hafidhuddin, D. (2020). Zakat dalam Perekonomian Modern. Jakarta: Gema Insani.
Hasanah, N. (2021). “Peran Lembaga Amil Zakat dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat.” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Islam, 8(2), 155–167.
Hasanah, U. (2021). Zakat Produktif dan Kemandirian Ekonomi Umat. Jakarta: Kencana.
Hidayat, M. (2022). “Pengembangan Potensi Lokal dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset.” Jurnal Pemberdayaan Sosial, 10(1), 45–56.
Hikmat, H. (2011). Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Ife, J., & Tesoriero, F. (2014). Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Laporan Tahunan UMKM Indonesia 2023. Jakarta.
Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Laporan Tahunan Perkembangan UMKM Indonesia.
Kurniawati, D. (2022). “Model Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid.” Jurnal Abdimas UIN Malang, 5(2), 112–120.
Maulana, R. (2021). “Peran Lembaga Zakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik.” Jurnal Al-Iqtishad, 13(1), 45–59.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE.
Nugroho, A. (2020). “Inovasi Digital pada Pemberdayaan UMKM.” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 8(2), 78–89.
Qardhawi, Y. (2011). Fiqh az-Zakah. Beirut: Muassasah ar-Risalah.
Rahman, F. (2022). “Pendekatan Kolaboratif dalam Pengembangan Ekonomi Umat.” Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 55–68.
Rahmawati, D. (2021). “Zakat Produktif dan Pemberdayaan Mustahik Berbasis Komunitas.” Al-Idarah: Jurnal Manajemen Dakwah, 11(2), 203–216.
Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.
Suharto, E. (2020). Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat: Kajian Konseptual dan Aplikasi di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Suharto, E. (2020). Pembangunan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.
Wahyuni, N. (2021). “Zakat Produktif sebagai Instrumen Keadilan Sosial.” Jurnal Filantropi Islam, 7(2), 100–110.
Yunus, M. (2019). Zakat dan Ekonomi Umat: Strategi Penguatan UMKM. Yogyakarta: Deepublish.
Zain, M. (2023). “Peran Relawan dalam Program Pemberdayaan Berbasis Masjid.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Islam, 4(1), 89–98.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Budi Pekerti Agama Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


